Emisi baseline gas rumah kaca untuk ekosistem karbon biru: mangrove, padang lamun, dan rawa asin pasang surut.
Proyeksi emisi tanpa intervensi atau skenario Business as Usual (BaU) didasarkan pada estimasi berkelanjutan dari aktivitas degradasi dan konversi padang lamun yang ada saat ini, termasuk emisi dari ekstraksi dan degradasi area berizin maupun non-izin.
Dalam skenario BAU, diperkirakan pada area berizin (PKKPRL dan KKRL) tingkat emisi ke depan mengikuti akan meningkat mengikuti rata-rata historis (2019-2024), sedangkan pada area tidak berizin mengikuti tren dari dua titik tahun yaitu 2019 dan 2021 sesuai dengan ketersediaan data.
Pada areal tidak berizin diasumsikan luas lamun yang mengalami akan meningkat terus mengikuti tren historis karena besar tekanan di masa depan akan terus meningkat, karena keberadaan penduduk di wilayah pantai akan mengalami peningkatan.
Dalam hal ini, diasumsikan aktivitas penyebab terjadinya konversi padang lamun dan degradasi di masa depan sama dengan yang terjadi dalam lima tahun terakhir.